Senin, 04 Juli 2011

Cara Menata Ruangan Rumah

Style sebuah interior selalu berubah ubah karena mengikuti tren mode yang ada dan menjadi lifestyle dan orang selalu mengikutinya karena tak ingin ketinggalan jaman, setiap perubahan yang ada selalu memiliki konsep.
Menata ruang dalam atau interior pada hunian perumahanmaupun hunian apartemen tidak jauh berbeda. Namun, khusus untuk hunian apartemen, ada beberapa hal yang harus tercantum dalam perjanjian awal dengan pengelola dalam melakukan renovasi. Pemilik apartemen sebaiknya mengamati secara khusus poin – poin yang telah disyaratkan pada perjanjian. Berikut beberapa tips untuk memulai penataan ruangan hunianpada perumahan maupun aparteman.

Identifikasi dan evaluasi
Untuk memulai penataan ruangan, pertama yang perlu dilakukan adalah identifikasi terlebih dulu kekelebihan dan kekurangan ruangan hingga kedetail – detailnya. Setelah itu, barulah anda menggali ide – ide atau mencari inspirasi dengan melihat – lihat perkembangan konseptern yang ada. Kemudian gabungkan ide – ide tersebut dengan kondisi yang ada saat ini untuk mengubah ruangan dan membuat ruangan tampak lebih nyaman. Jangan lupa perhitungkan anggaran biaya yang akan dikeluarkan untuk menata ruang dalam ini.
Dalam proses identifikasi dan evaluasi ruangan tentunya perlu diperhitungkan fungsi ruang. Pertimbangan yang harus diambil adalh penyesuaian ukuran bentuk ruangan dan elemen – elemen sesuai dengan tujuan, penempatan serta pemilihan elemen yang nyaman dan pendukung fungsi ruang. Amati juga apakah alur sirkulasi yang ada selama ini cukup nyaman untuk menunjang kegiatan.

Pencahayaan dan penghawaan
Setiap ruangan yang akan ditata sebaiknya harus tetap mempertimbangkan pencahayaan dan penghawaan yang cukup. Suatu ruang tidak hanya dinilai dari estetikanya,tetapi juga kenyamanan penghuni dalam ruang. Bahkan ruang dengan fungsi tertentuseperti ruang kerj, ruang belajar, atau ruang musik harus mempertimbangkan akustik ruangan. Untuk akustik ruangan tentunyaada pemilihan materialtertentu yang akan digunakan seperti karpet, kayu pelapis, atau board penyekat dinding.

Struktur dan material
Struktur dan material tentunya harus sesuai dengan kebutuhan yang akan dipakai. Misalkan untuk kesan alami dengan menggunakan kayu lapis sebagai lantai atau perabot – perabot kayu lainnya, penghuni juga sebaiknya harus mempertimbangkan segi perawatan material kayu tersebut.

Karakter dan irama
Selain mempertimbangkan fungsi ruang,pencahayaan, penghawaan, struktur dan material dalam menata interior, hal utama yang harus diperhatikan adalah estetika. Bagaimana karakter suasana yang terbentuk? Bagaimana kualitas dan ekspresinya? Apakah secara keseluruhan telah dapat mengangkat tema? Untuk pertimbangan – pertimbangan tersebut,warna dan material akan lebih berpengruh. Pemilihan eleman yang tepat dan menyatu akan membentuk suasana yang berbeda, temukan info terkait lainya tentang rumah : pasang iklan property gratis

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar